Otomotif

Langkah Mengurangi Polusi, Pemkot Jakpus Imbau Pengaplikasian EV

Sidakberita.com – Dhany Sukma, Wali Pusat Kota Ibukota Indonesia Pusat memberikan contoh sudah ada menggunakan motor listrik atau Electric Vehicle (EV) untuk berkeliling wilayah sekitarnya.

“Kami imbau terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalam wilayahnya untuk menggunakan kendaraan listrik. Saat ini, telah banyak pilihan motor dan juga mobil listrik yang tersedia dalam pasaran,” jelasnya.

Dikutip dari kantor berita Antara, pemerintahan Perkotaan Ibukota Indonesia Pusat atau Pemkot Jakpus mengimbau untuk seluruh ASN dengan tujuan untuk mengempiskan polusi udara serta menciptakan lingkungan yang lebih tinggi sehat.

Dhany Sukma menyatakan bahwa pemakaian kendaraan umum berbasis listrik juga dapat membantu mewujudkan lingkungan yang dimaksud lebih lanjut sehat.

Perhatikan logo Honda e: Shop untuk mendapatkan item EV motor listrik Honda EM1 e: [Suara.com/CNR ukirsari].
Perhatikan logo distributor kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV). Khas dengan warna biru yang menggambarkan langit biru. Tampak contoh Honda e: Shop untuk mendapatkan barang EV motor listrik Honda EM1 e:. Sebagai ilustrasi [Suara.com/CNR ukirsari].

Semakin sejumlah pengguna kendaraan listrik, baik pribadi mau pun umum, maka emisi gas buang akan semakin berkurang.

“Dampaknya pasti akan terasa. Zat Berbahaya udara akan berkurang kemudian kualitas udara di tempat DKI Jakarta akan semakin baik,” tukasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan yang tersebut komprehensif untuk mengupayakan penyelenggaraan kendaraan listrik. Selain menggalakkan pemakaian kendaraan listrik, Pemkot Jakpus juga terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi prospek polusi dari sumber lain.

Dhany Sukma bersyukur jajaran pejabat pimpinan tinggi pemerintahan pada Ibukota Indonesia Pusat telah memperoleh mobil dinas hybrid. Pemanfaatan mobil hybrid terbukti lebih besar efisien akibat tambahan hemat substansi bakar serta emisi gas buang yang dimaksud lebih lanjut rendah.

Pemerintah Provinsi DKI Ibukota Indonesia sendiri mempunyai target pengadaan kendaraan listrik yang digunakan tertuang pada Keputusan Gubernur Nomor 576/2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara. Yaitu tahapannya sebagai berikut:

  • 5 persen pada 2024
  • 10 persen pada 2025
  • 20 persen pada 2026
  • 100 persen pada 2030

Sementara itu Dinas Perhubungan (Dishub) DKI DKI Jakarta memasang target pengadaan lima kendaraan beroda dua motor listrik untuk kendaraan dinas operasional (KDO) pada 2024.

Dorongan Pemkot Jakpus terhadap pengaplikasian kendaraan listrik adalah langkah positif untuk mewujudkan lingkungan yang tersebut lebih banyak sehat serta berkelanjutan. Diharapkan dengan berbagai upaya ini, kualitas udara dalam Ibukota Indonesia dapat terus membaik dan juga memberikan khasiat bagi seluruh warga.

Related Articles

Back to top button