Kesehatan

Manfaat Daun Kelor untuk Penyakit Apa Saja? Salah Satunya Turunkan Kolesterol

Sidakberita.com – JAKARTA – Manfaat daun kelor untuk penyakit sangat beragam sehingga kerap direkomendasikan menjadi makanan yang menyehatkan. Manfaat tumbuhan ini pun telah dilakukan teruji secara klinis.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Doddy Rizqi Nugraha menyatakan bahwa daun kelor mengandung nutrisi yang mana sangat tinggi. Mulai dari protein, vitamin A, B, C, iron lalu magnesium yang dimaksud mampu melindungi dari berbagai penyakit.

Kandungan radikal bebas daun kelor yang dimaksud tinggi, disebut dr Doddy mampu melindungi diri dari radikal bebas pemicu penyakit mematikan seperti kanker.

“Yang kedua, sayur kelor ini ia antioksidannya tinggi banget teman-teman. Jadi beliau setara dengan buah stroberi, setara dengan buah bit yang mana mana pencegah oksidasi ini perlu banget untuk kebugaran kita menangkal radikal bebas,” kata dr Doddy diambil dari akun Instagram pribadinya, Mulai Pekan (11/3/2024).

Manfaat Daun Kelor untuk Penyakit Apa Saja? Salah Satunya Turunkan Kolesterol

Foto/Infografis SINDOnews

Berdasarkan penelitian, daun kelor yang mana juga dikenal sebagai moringa ini bermanfaat melawan peradangan di dalam pembuluh darah. Seperti penyakit autoimun, lalu rheumatoid arthritis.

“Yang ketiga, sayur kelor ini dari penelitian meskipun baru di dalam hewan uji coba, ia dapat bermanfaat untuk melawan inflamasi alias peradangan. Jadi buat teman-teman yang sakitnya inflamasi base, kayak autoimun, rheumatoid arthritis, contohnya lupus itu sayur kelor ini bagus banget lho,” jelasnya.

“Teman-teman yang ada hambatan di area jantung ya untuk penyakit jantung koroner atau kolesterolnya tinggi inflamasikan beliau menyebabkan peradangan di tempat pembuluh darah. Jadi sayur kelor ini sangat direkomendasikan,” tambahnya.

Selanjutnya, daun kelor disebut dr Doddy juga bisa saja menurunkan gula darah sehingga aman dikonsumsi pasien diabetes. Terakhir, penyakit seperti steroid ampuh diselesaikan dengan daun kelor lantaran sayuran yang dimaksud bisa saja menurunkan kadar lipid jahat (LDL).

Related Articles

Back to top button