Nasional

Prabowo Jadi Jenderal Kehormatan, Video Lawas Wiranto Kembali Viral: Beliau Terbukti Terlibat Penculikan

Sidakberita.com – Menteri Keamanan (Menhan) Prabowo Subianto sekarang resmi bertitel sebagai jenderal kehormatan. Pemberian pangkat yang disebutkan lantas menjadi perdebatan warganet, hingga muncul kembali video lawas Jenderal TNI (Purn) Wiranto.

Video yang mana dimaksud ialah ketika Wiranto memberikan pernyataan mengenai pemecatan Prabowo dari ABRI pada 1998 silam.

Baca Juga:

Cak Imin Tiba-tiba Minta Maaf menghadapi Keseluruhan Kesalahan, Ada Apa?

Kena Mental, Jagoan Medan Ucok Baret Minta Maaf Usai Tantang Duel Hercules

Harta Berlimpah Dedi Mulyadi yang dimaksud Heran Orang Ribut Beras Mahal, Punya Duit Rp7,8 M

Potongan video yang disebutkan popular kembali di dalam media sosial. Dalam video, Wiranto berada dalam menjawab perihal pertanyaan mengenai jenis pemecatan Prabowo kala itu.

Ia menegaskan bukan perlu lagi ada perdebatan perihal Prabowo dipecat secara hormat atau tak hormat.

Sebab, menurutnya, alasan pemberhentian Prabowo pun sudah ada jelas.

“Dengan demikian maka tdiak dengan hormat dengan hormat sudah ada tiada lagi relevan untuk kita perdebatan oleh sebab itu sudah ada jelas bahwa sebabnya sudah ada jelas, berhentinya telah jelas,” kat Wiranto pada potongan video yang dimaksud diunggah akun X @Ary_pakeY pada Rabu (28/2/2024).

Wiranto kemudian menerangkan, pemberhentian Prabowo sebagai prajurit ABRI dikarenakan sudah melanggar Sapta Marga, sumpah prajurit, hingga melanggar undang-undang yang mana berlalu.

“Karena apa? Karena melanggar Sapta Marga, sumpah prajurit etika keprajuritan, melanggar Undang-undang, melanggar hukum yang berlaku di tempat Indonesia, diberhentikan dengan tidak ada hormat,” ungkapnya.

Wiranto juga menegaskan bahwa, Prabowo terbukti terlibat pada perkara penculikan aktivis pada 1998.

Oleh sebab itu, pemberhentian diadakan sesuai dengan norma yang digunakan berlaku.

“Maka tatkala Bapak Prabowo Subianto sebagai Letjen, sebagai Pangkostrad, nyata-nyata oleh komite kehormatan perwira telah terjadi dibuktikan bahwa beliau terbukti terlibat di perkara penculikan, maka tentu diberhentikannya itu sesuai dengan norma yang mana berlaku,” tuturnya.

Jenderal Kehormatan

Jokowi secara resmi sudah menyerahkan Keprres Kenaikan Pangkat Kehormatan terhadap Menteri Defense RI Prabowo Subianto. Kekinian Prabowo berpangkat bintang empat, Jenderal TNI.

Pemberian pangkat kehormatan itu diadakan Jokowi di Rapat Pimpinan TNI-Polri pada Mabes TNI, Cilangkap, DKI Jakarta Timur.

Presiden Joko Widodo (kiri) menyematkan pangkat Jenderal TNI Kehormatan terhadap Menteri Keamanan Prabowo Subianto (kanan) di Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan juga Polri Tahun 2024 dalam Mabes TNI, Jakarta, Rabu (28/2/2024). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S].
Presiden Joko Widodo (kiri) menyematkan pangkat Jenderal TNI Kehormatan terhadap Menteri Perlindungan Prabowo Subianto (kanan) pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI juga Polri Tahun 2024 di dalam Mabes TNI, Jakarta, Rabu (28/2/2024). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S].

Sebelum menyematkan pangkat jenderal untuk Prabowo, Jokowi pada arahannya menyampaikan terlebih dahulu perihal kenaikan pangkat kehormatan tersebut.

“Saya ingin menyampaikan penganugerahan kenaikan pangkat secara istimewa terdiri dari Jenderal TNI kehormatan terhadap Bapak Prabowo Subianto,” kata Jokowi pada hadapan perwira TNI-Polri di tempat GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Rabu (28/2/2024).

Jokowi menyampaikan alasan mengapa kenaikan pangkat kehormatan diberikan untuk Prabowo.

“Penganugerahan ini adalah bentuk penghargaan sekaligus peneguhan untuk berbakti sepenuhnya terhadap rakyat, untuk bangsa kemudian terhadap negara. Saya ucapkan selamat untuk Bapak Jenderal Prabowo Subianto,” kata Jokowi.

Related Articles

Back to top button