Lifestyle

Siapa Rektor Universitas Pancasila yang dimaksud Dipanggil Polisi Kasus Dugaan Pelecehan? Hal ini Profil Lengkapnya

Sidakberita.com – Kabar tidak ada sedap datang dari dunia pendidikan, pasca orang rektor sebuah universitas dipanggil pihak kepolisian. Bukan terkait korupsi atau penyelewengan institusi, namun pelecehan seksual. Sekilas tentang siapa rektor Universitas Pancasila yang tersebut dipanggil polisi, mampu Anda cermati dalam sini.

Pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya sendiri diagendakan dilaksanakan pada hari Senin, 26 Februari 2024 ini. Meski demikian hingga pada waktu ini belum ada kabar terkait mengenai hasil pemeriksaan serta pemanggilan terduga pelaku pelecehan seksual tersebut.

Profil Rektor Universitas Pancasila

Memegang jabatan tertinggi dalam Universitas Pancasila, beliau adalah Prof. Dr. Edie Toet Hendratno yang dimaksud tahun ini berusia 72 tahun. Dirinya memegang jabatan rektor sejak tahun 2021 lalu, tepatnya dilantik pada 28 Mei 2021 untuk menggantikan rektor sebelumnya yang mana meninggal dunia, Wahono Sumaryono.

Pelantikan sendiri dilaksanakan di dalam Gedung Rektorat Universitas Pancasila, dan juga dihadiri berbagai akademisi terpandang, salah satunya adalah Ketua Pembina YPPUP, Siswono Yudo Husodo.

Lahir pada 27 Maret 1951 lalu, beliau meraih penghargaan sarjana hukum pada tahun 1979 setelahnya lulus dari inisiatif S1 pada Universitas Indonesia.

Pendidikan yang DIlaluinya

Seperti disampaikan sebelumnya, riwayat lembaga pendidikan tinggi dimulai di area Universitas Indonesia. Lulus serta meraih gelar kejuaraan sarjana hukum pada tahun 1979, ia kemudian memilih untuk melanjutkan inisiatif dan juga studi magister di tempat almamater yang mana sama.

ETH, demikian namanya tercatat di laporan polisi, kemudian lulus pada tahun 1999 pada kegiatan lembaga pendidikan ini. Baru kemudian peringkat doktor alias S3 diperjuangkan di area Universitas Gadjah Mada juga lulus pada tahun 2006 lalu.

Riwayat Karier

Tidak banyak yang mendokumentasikan riwayat karir sang rektor ini. Namun diketahui pada tahun 2014 dirinya pernah menjadi calon hakim konstitusi dan juga pernah diuji oleh Komisi III DPR. Ia juga berstatus sebagai dosen berpartisipasi dalam Universitas Pancasila.

Nama Edie Toet juga cukup terkenal sebagai seseorang yang tersebut mengangkat bisnis rakyat kecil. Pada salah satu kesempatan, ia pernah menyatakan bahwa item kerupuk pada wilayah Tulungagung mempunyai rasa yang mana lezat, yang menjadi salah satu ‘karya’-nya untuk masyarakat.

Kasus yang tersebut Menjerat Dirinya

Laporan polisi sendiri dilayangkan oleh korban yang digunakan berinisial RZ, kemudian merupakan pegawai di area universitas tersebut. Laporan diberikan ke kepolisian pada tanggal 12 Januari 2024 lalu, berhadapan dengan dugaan pelecehan yang dimaksud dilaksanakan pada Februari 2023.

Pada laporan yang dimaksud dinyatakan bahwa sang rektor melakukan tindakan mencium pipi korban, juga memegang bagian sensitif dari korban.

Namun demikian hal ini dibantah oleh pengacara ETH, Raden Nanda Setiawan. Pihaknya menyatakan laporan ini didasarkan menghadapi laporan yang dimaksud tak benar kemudian tidak ada pernah terjadi insiden seperti yang dimaksud disebutkan. 

Itu tadi sekilas tentang siapa rektor Universitas Pancasila yang digunakan dipanggil polisi melawan dugaan perkara pelecehan seksual, semoga berguna.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Related Articles

Back to top button